Untuk lebih jelas tentang perkembangan bisnis Youniq, simak wawancara reporter SWAOnline, Ferdi Julias Chandra, dengan Bianca Zahra berikut ini.
Bagaimana awalnya menjalankan bisnis ini?
Jadi pertamanya cari passion saya itu apa. Waktu saya lulus kuliah, langsung dibantu sama pasangan saya membuat apa saja yang saya suka. Jadi saya buat aksesoris yang konsepnya beda dari yang lain. Saya pakai ilustrasi gambar sendiri, jadi semuanya hand made.
Terus waktu muncul saya kira kan tidak laku, tapi waktu launching Alhamdulillah minatnya langsung banyak. Waktu bikin ini juga pertamanya kurang disetujui oleh orang tua, tapi karena banyak yang laku akhirnya sedikit-sedikit disetujui.
Berapa modal awalnya? Jadi berapa aksesoris?
Modal awalnya Rp 4 juta, jadi sekitar 30 sama packaging-nya.
Berapa range harganya?
Kalau kalung range harganya dari Rp 115.000 sampai Rp 160.000. Kalau gelang dari Rp 51.000 sampai Rp 73.000.
Apa saja produksinya?
Gelang, kalung, dan bros.
Sekarang omsetnya berapa?
Omsetnya alhamdulillah bulan kemarin sudah Rp 12 juta per bulan.
Tantangannya apa?
Tantangannya sih mencar konsep-konsepnya, karena setiap bulan saya pasti mengeluarkan edisi baru, biar tidak bosen juga.
Apa perbedaannya dari yang lain?
Perbedaannya dari yang lain adalah saya gambar sendiri, jadi tidak mungkin disamakan dengan orang lain, soalnya kalau ambil gambar dari Google pasti gampang disamakan, tapi ini gambar sendiri.
Sumber: http://swa.co.id/entrepreneur/youniq-hand-made-kreatif-yang-berawal-dari-passion
Tidak ada komentar:
Posting Komentar